Kepengen Banget Jadi Pemukul Bas Drumband


Saat ini drumb band ekstrakurikuler Andra di sekolah. Awal mulanya Ibu guru pelatihnya mempercayakan dia di posisi pemukul snar. Tetapi entah kenapa dipindah lagi menjadi pemukul bas kecil, entah apalah namanya.

Saya dan ibunya awalnya sedikit bingung. Padahal dia sangat lihai memukul senar, yang kami lihat lebih banyak pukulannya ketimbang bas mini. Namun setelah lama kelamaan kami menyadari, sepertinya bas mini lebih sulit ketimbang snar, karena mesti menyesuaikan irama dan pukulan dengan snar. Mungkin itu alasan pelatihnya memindah posisi Andra.

Its OK, tak apalah.

Berbeda dengan ibunya, sebenarnya menginginkan Andra menjadi mayoret. Kebetulan ibunya sewaktu sekolah sering dipercayakan menjadi posisi tersebut. Sayangnya kata Andra, posisi itu tidak bisa ditempati Andra karena tidak ada kostum yang tersedia di sekolahnya.

Seandainya kami tau, mungkin bisa mengupayakan menyediakan sendiri kostumnya. Tetapi memang Andra kurang minat juga di posisi tersebut.

Minat Andra ternyata menjadi pemukul bas besar. Entah kenapa dia lebih suka alat tersebut.

Padahal sudah saya beri tahu, bahwa alat tersebut lebih berat nanti capek membawanya. Gak yah, bas itu ringan, saya sudah nyoba, kata Andra.

Memang ringan kalau cuma buat latihan, tetapi jika dipakai karnaval sambil jalan tentu lain ceritanya, balas saya. Namun Andra tetap kukuh dengan pendapatnya sendiri, bahwa alat bas tersebut gak capek, alatnya ringan.

Jadi sore ini saking minatnya dia, kursi ruang tamu dia pukul seperti pukulan bas. ^_^

Ini nih vidionya.

Write a comment