5 Hari Wisata Keluarga Ngisi Liburan

| wide image
Di kolam renang Hotel Mercure Banjarmasin

Minggu yang lalu adalah hari bersejarah sekaligus hari yang sangat membahagiakan. Pasalnya niat dan cita-cita saya sejak dulu, Alhamdulillah akhirnya bisa terwujud. Cita-cita tersebut, ngajak ayah ibu jalan-jalan keluar daerah.

Meskipun hanya bisa ngajak ke Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura, namun hal tersebut adalah pengalaman yang luar biasa bagi saya dan mereka. Karena ibu saya belum pernah sama sekali menginjakkan kaki ke sana.

Liburan bertambah menyenangkan karena juga bersama anak, istri, adik perempuan saya dan keponakan istri. Jadi, bagaimana cerita dan perjalanan kami selama 5 hari di sana? Berikut selengkapnya.

Hari ke #1

Perjalanan lebih 10 jam.

| wide image
Foto ketika kami makan di Pagatan. Andra sama Husni main game

Hari pertama ini saya mulai ceritakan perjalan panjang kami menuju Banjarbaru. Berangkat dari jam setengah 9 pagi dan sampai di Banjarbaru jam 7 malam.

Perjalanan kali ini termasuk sangat lama karena menempuh  lebih 10 jam, padahal biasanya hanya menempuh 8 jam. Hal tersebut karena beberapa minggu ini, diguyur hujan lebat sehingga menyebabkan banjir di beberapa daerah, termasuk jalan poros kabupaten kami menuju Banjarbaru. Akibatnya jalan-jalan banyak rusak tingkat sedang. Keadaan jalan yang rusak menurunkan tingkat kecepatan kendaraan.

Meski begitu, perjalanan yang lama tersebut serasa bukan masalah. Bagaimana tidak? semangat jalan-jalan masih sangat besar, hehe...?

Oh ya, kami sempat mampir makan siang di Pantai Pagatan, Kab. Tanah Bumbu. Suasana angin yang sepoi-sepoi, hari yang cerah, dan suasana yang tenang, sangat menambah kenikmatan kami makan siang saat itu. Alhamdulillah.

Tiba di Hotel Fave

Ada yang menarik pertama kali kami tiba di hotel. Mungkin bayangan kedua orang tua saya, saya dan istri mesankan hotel yang biasa, hehe... Ternyata di luar ekspektasi mereka.

Akhirnya mereka berdua sedikit terkejut, pasalnya pertama kali seumur hidup bagi mereka, bisa menginap di hotel bintang 3.

Saya dan istri sengaja menginginkan hotel yang bagus, agar liburan sekeluarga kali ini bener-bener merasa nyaman. Karena momen seperti ini yang sangat jarang. Jadi gak papalah keluar uang lebih, asal membahagiakan kedua orang tua dan semua.

Kalau dipikir juga, hal ini gak ada apa-apanya jika dibandingkan jasa beliau saat melihara saya sejak dari kecil. Semoga syurga balasaan mereka berdua.... Amin.

Back to topic..

Setiba kami di hotel, malamnya hanya ngisi waktu beristirahat, sambil mesan makan malam melalui Gofood (salah satu menu aplikasi di Gojek untuk memesan makanan). Hotel boleh bintang 3 tapi makna kami tetap milih yang sederhana, hehe...

Hari ke #2

Pasar Martapura

| wide image
Ini foto kami di bawah menara ciri khas Pasar Intan Martapura

Hari kedua ini sebenarnya saya agak bingung mau ngapain. Karena istri saya lagi mendampingi siswi-siswi SMKN 2 Kotabaru mengikuti lomba tari FL2SN. Jadi kalau kami jalan-jalan tanpa istri, rasanya kurang seru. Kaya ada yang kurang. Tapi kalau di hotel aja rasanya sayang waktu kosong gak dimanfaatkan jauh-jauh ke sini.

Jadi saya ambil keputusan bawa orang tua, adik dan keponakan saya jalan-jalan keliling pasar Martapura aja udah. Kebetulan gak terlalu jauh dari hotel kami.

Di sana kami pun gak belanja juga, cuma liat-liat. Maklum bagi ibu, adik dan keponakan saya adalah pertama kali bisa ke sana. Jadi yah gak papalah nemani mereka lihat-lihat kota orang.

Siangnya, kami nyempatkan sholat zuhur bersama di mesjid terbesar Martapura yang ada di damping pasar.

| wide image
Kami lagi di depan mesjid raya Martapura

Selesai sholat zuhur, kami lanjutkan makan siang di daerah pasar Martapura. Makan sederhana namun rasanya nikmat sekali. Jarang-jarang begini.

| wide image
Kami lagi di Taman Pasar Intan Martapura

Kubah Guru Sekumpul

| wide image
Ini foto bareng ketemu Ka Nurul (kaka istri), pas beliau sekeluarga bawa rombongan SMK 2 Kotabaru jalan-jalan

Setelah makan siang di Martapura, sebenarnya kami bingung mau ngapain lagi. Makan siang udah, keliling-keliling pasar udah, sholat udah, barang yang mau dibeli gak ada juga, tempat santainya cuma taman (udah biasa), mau keliling-kelingi kota juga susah karena gak bawa mobil sendiri. Sedangkan jam masih sekitar pukul 2 siang.

Jadi saya ajak aja lagi mereka jalan-jalan ke Kubah Guru Sekumpul, atau yang dikenal juga Guru Ijai. Ulama mahsyur dan terkenal di nusantara bahkan di luar negeri. Letak kubah tersebut gak jauh dari pasar Martapura.

Ada kejadian yang sedikit lucu saat kami mesan 2 mobil di Gocar (menu di aplikasi Gojek untuk mesan taxi mobil). Eh...yang datang cuma satu buah. Sedangkan mobil yang sudah ready ini mau cepet berangkat. Namun saya tahan, karena saya beralasan gak pisa kepisah, kami harus sama-sama karena ortu dan adik saya gak tau daerah sana.

Akhirnya si driver ngusahaiin kami naik satu mobil saja. Parahnya nih, mobil Gocar ini sebenarnya hanya muat 4 orang, namun kami paksa gimana muat, hehe... Kebayang gak?

| wide image
Ini foto kami di depan jalan masuk khusus laki-laki ke kubah (kubur) Abah Guru Sekumpul (Guru Ijay)

Hari #3 (Ketiga)

Kubah Syekh Arsyad Albanjari

Hari ketiga ini personil kami sudah lengkap. Maksudnya, istri saya sudah gabung, hehe... Jadi trip kami hari itu lebih menyenangkan.

Kami mengawalinya ke Kubah Syekh Arsyad Albanjari terletak di Martapura. Beliau seorang ulama mahsyur. Kitab karangan beliau yang terkenal berjudul Sabilal muhtadin.

Perjalanan lumayan jauh, sempat ketiduran dalam perjalanan. Namun Alhamdulillah tetap menyenangkan.

Danau Seran

| wide image
Foto ini saat kami baru tiba di Danau Seran

Setelah kunjungan religi ke Kubah Syekh Arsyad Albanjari, kami lanjutkan refresing melihat pemandangan danau.

Ialah Danau Seran, yang terletak di Banjarbaru. Jadi arah perjalanan kami kembali (balik arah), mampir di sana dulu sebelum menuju Banjarmasin.

Menurut cerita sopir Gocar yang kami tumpangi, danau ini terbentuk bekas galian tambang emas. Namun sudah ditinggalkan.

Jalanan yang kami lewati pun lumayan berbatu, tidak beraspal. Namun perjalanan itu terbayar setelah sampai Danau.

Pemandangan indah, udara cerah, air danau yang tenang, pemandangan yang masih asri, udara sejuk yang membelai wajah, rumput-runput indah yang tumbuh di pinggir danau, beberapa spot permainan bebek, pohon-pohon yang rindang, semuanya itu membayar lelah perjalanan hari itu.

Alhamdulillah.. luar biasa kuasa Allah. Allahuakbar.

| wide image
Ini saat kami naik kapal ketinting menyeberangi Danau Seran menuju pulau kecil yang ada di tengah danau



| wide image
Ini foto Andra di pelabuhan ketinting pulau yang ada di tengah Danau Seran

Perjalan ke Hotel Mercure Banjarmasin

Puas menikmati indahnya pemandangan danau, main bebek-bebekan dan merasakan menyeberang naik ketinting....akhirnya kami merasa lapar. Lalu kami lanjutkan saja perjalanan menuju Banjarmasin, sekalian mencari tempat makan siang di jalan.

Selesai makan siang, langsung saja kami menuju tempat kami menginap 2 hari kedepan, yaitu di Hotel Mercure Banjarmasin. Kebetulan saya dan istri sudah beberapa kali pernah nginap di sini. Hotel yang paling indah karena ada pemandangan kolam renangnya.

| wide image
Pemandangan kolam Hotel Mercure Banjarmasin. Oh ya, ini juga foto Andra saat berenang sore

Kamar yang kami pesan pun minta pemandangan kolam renang. Sungguh membuat mata terasa nyaman.

| wide image
Pemandangan kolam renang dari kamar kami

Hotel bintang 4 ini pasti membuat Anda menduga bagaimana reaksi orang tua saya. Hehe...betul...betul...

Kedua orang tua saya kembali terkejut karena merasa hotel di luar ekspektasi. Karena bayangan beliau hotel yang kami pesan di sini bakal biasa-biasa saja, ternyata lebih megah dari hotel kemarin. Maklum ini hotel bintang 4. Hehe....

Namun sayangnya kamar hotel kali ini gak connecting. Maksudnya gak bersebelahan yang pintunya bisa dibuka dari dalam. Karena kamar yang bisa connecting udah penuh.

Duta Mall

| wide image
Foto kami saat makan malam di lantai dasar Duta Mall Banjarmasin

Oh ya, Hotel Mercure Banjarmasin ini tepat di Duta Mall. Mall terbesar dan paling ramai dikunjungi yang ada di Banjarmasin.

Sampai-sampai ada yang bilang, kalau ke Banjarmasin kurang lengkap jika gak ke DM (Duta Mall).

Nah malamnya kami makan di lantai dasar Duta Mall. Makan malam yang sangat menyenangkan rasanya.

Hari ke #4

Sholat Jumat di Mesjid Muhammadiyah Al Jihad Banjarmasin

| wide image
Foto abah di Mesjid Muhammadiyah Al Jihad Banjarmasin

Hari keempat kami di sana, bertepatan dengan hari Jumat. Jadi saya menunaikan cita-cita abah yang berkeinginan ke Mesjid Muhammadiyah di Banjarmasin. Karena abah pengikut kuat ajaran Muhammadiyah.

Jadi kesempatan ini saya ajak beliau saja ke sana sekalian sholat jumat. Berkat bantuan aplikasi Gojek melalui menu Gocar, alhamdulillah tidak sulit menemukan dan menujut tempat tersebut. Cukup modal Rp.16.000, tanpa kepanasan dan nyari taxi, dan udah dijemput di depan hotel.

***

Mesjid di sana ternyata sangat dingin. Karena bagian dalam mesjid, sebagian dibuat tertutup kaca. Beberapa sisi disediakan AC berdiri yang besar dan AC di dinding.

Biasanya saya sholat shaf depan, namun karena terlalu dekat dengan AC yang begitu dingin, ditambah saya kurang enak badan, akhirnya saya pindah ke belakang duduk di samping abah.

Di balik itu, saya tetap merasa momen tersebut sangat langka...

Dulu waktu kecil, abah yang bawa saya sholat ke mesjid. Sekarang Alhamdulillah saya bisa bawa abah sholat ke mesjid juga. Meskipun bukan saya yang bawa mobil, tapi saya yang mesan mobil, jadi serasa saya sendiri yang ngantar beliau, hehe..

Semoga kedepan ada rejeki punya mobil sendiri biar bisa bawa istri, anak, abah mama, keluarga, agar mudah jalan-jalan. Amin ya robbal alamin.

Selesai sholat kami makan sop dan rawon yang ada di samping mesjid. Wah hari panas, perut lapar...jadi momen yang sangat pas sekali buat makan siang. Hehe...

Duta Mall

| wide image
Kecapean habis main Time Zone

Setelah selesai makan, kami kembali ke hotel. Tapi tak ke hotelnya, namun di bawahnya, tepatnya ke Duta Mall, hehe..

Duta mall adalah pilihan tempat buat nyantai. Kebetulan istri, anak, mama, adik, dan keponakan sudah duluan di sana pas kami jumatan.

Pas kami tiba, semua sudah pada kecapean. Maklum beberapa jam kami tinggal, anak-anak pada main game Time Zone.

Saya juga kebagian capek. Jadi ikut duduk sambil makan cemilan.

Tapi rasanya waktu begitu memaksa, sayang rasanya buang-buang waktu kalau gak dipakai jalan-jalan. Jadi kami putuskan ngelilingi mall dan belanja.

Oh ya kami juga menyempatkan nonton film di Bioskop XXI. Film Ant Man terbaru. Wuh mantap filmnya. Film superhero namun masih bergenre komedi.

Hari ke #5

Hari ke 5 adalah perjalanan pulang yang begitu berat, lama, dan melelahkan.

Kenapa bisa begitu? Karena lebih lama dari pada ketika kami berangkat, yaitu mencapai 12 jam. Berangkat jam setengah 11 siang, dan tiba di Kotabaru setengah 11 malam. Masya Allah.

Alhasil ketika sampai rumah kami semua tepar. Besoknya bangun kesiangan.

Penutup

Demikian tulisan ini, semoga ada diberi lagi umur, kesempatan, rejeki kembali wisata sekeluarga. Jika bisa keluar provinsi atau ngajak umrah orang tua. Amin ya Robbal alamin.

Write a comment