Jiarah ke Kubur Abah Mertua tadi Sore


Abah kami (mertua saya) sudah lebih dulu menghadap Sang Khalik. Sudah satu bulan lebih.

Meski begitu, kami masih merasa seperti tidak menyangka beliau sudah tiada. Hal ini membuat istri saya pengen sekali jiarah ke kubur abah. Apalagi malam ini istri saya akan kembali melaksanakan tugas kantor ke Banjarmasin.

Alhamdulillah sore tadi harinya cerah. Jadi sepulang kantor istri saya, kami menyempatkan sama-sama ke kubur abah.

Di sana kami hanya sempat menaruh bunga dan duduk sebentar, karena hari sudah hampir gelap.

Waktu yang sebentar itu, justru rasanya membuat waktu yang lama renungan dipikiran kami, bagaimana sendainya tiba giliran kami selanjutnya.

Suasana saat itu, menjadi kami padu.

Penutup

Jiarah memberi pelajaran berharga bahwa suatu saat akan kita semua akan mati. Sebelum ajal menjemput, di sisa hidup ini semoga kami bisa memperbaiki diri. Amin ya Robbal alamin.

Write a comment