Selamat Idul Adha 1440 H. Mohon dimaafkan segala kesalahan lahir dan batin, kami sekeluarga.
Di hari ini mau cerita peci kesukaan Andra saja. Entah kenapa dia suka bener makai peci tersebut.
Peci yang berwarna hitam, yang bisa dibilang jadul. Bahkan teman sebayanya hampir tidak pernah memakai kupiah sejenis itu.
Saya akui, saya sendiri memang suka dan sering memakai kupiah jenis ini semenjak dulu. Bahkan ayah saya (kakeknya) Andra memakai jenis peci jenis ini sejak saya kecil.
Mungkin sedikit banyaknya, ini yang melatar belakangi Andra menyukainya. Selain karena film Kun Anta, dan sejenis santri yang memang juga suka dia tonton.
Saking sukanya Andra makai peci ini, sekolah di Madrasah Tsanawiah pun dia mengunakan peci tersebut. Di mana teman-teman sebayanya memilih memakai topi.
Haha, tapi tak apalah. Saya suka gayanya.
Gayanya jistru seperti santri. Karena memang niat dan doa saya, semoga Andra kelak mau dan terwujud masuk pesantren.
Syukur-syukur dia mau jadi ustadz.
Ada cerita menarik saat dia di sekolah, katanya, "Kenapa ya Yah, di sekolah saya sering dipanggil oleh teman-teman dengan gelar Pa Ustad?"
Saya bilang, itu karena peci mu. Bagus dong, itu kan doa, semoga jadi ustad beneran.
Nah cerita peci ini juga jadi bahasan menarik saat kemarin kumpul keluarga. Peci ini masih tetap dikenakannya ketika berkunjung ke sana.
Haha..
Udah gitu saja cerita kali ini. Semoga Andra tetap menyenangi peci ini sampai kapan pun. Dan yang terpenting terwujud menjadi santri dan sekolah di pesantren. Amin ya Robbal alamin.
Di hari ini mau cerita peci kesukaan Andra saja. Entah kenapa dia suka bener makai peci tersebut.
Peci yang berwarna hitam, yang bisa dibilang jadul. Bahkan teman sebayanya hampir tidak pernah memakai kupiah sejenis itu.
Saya akui, saya sendiri memang suka dan sering memakai kupiah jenis ini semenjak dulu. Bahkan ayah saya (kakeknya) Andra memakai jenis peci jenis ini sejak saya kecil.
Mungkin sedikit banyaknya, ini yang melatar belakangi Andra menyukainya. Selain karena film Kun Anta, dan sejenis santri yang memang juga suka dia tonton.
Saking sukanya Andra makai peci ini, sekolah di Madrasah Tsanawiah pun dia mengunakan peci tersebut. Di mana teman-teman sebayanya memilih memakai topi.
Haha, tapi tak apalah. Saya suka gayanya.
Gayanya jistru seperti santri. Karena memang niat dan doa saya, semoga Andra kelak mau dan terwujud masuk pesantren.
Syukur-syukur dia mau jadi ustadz.
Ada cerita menarik saat dia di sekolah, katanya, "Kenapa ya Yah, di sekolah saya sering dipanggil oleh teman-teman dengan gelar Pa Ustad?"
Saya bilang, itu karena peci mu. Bagus dong, itu kan doa, semoga jadi ustad beneran.
Nah cerita peci ini juga jadi bahasan menarik saat kemarin kumpul keluarga. Peci ini masih tetap dikenakannya ketika berkunjung ke sana.
Haha..
Udah gitu saja cerita kali ini. Semoga Andra tetap menyenangi peci ini sampai kapan pun. Dan yang terpenting terwujud menjadi santri dan sekolah di pesantren. Amin ya Robbal alamin.

Write a comment
Posting Komentar